Calon Haji Papua Barat Daya Siap Berangkat ke Tanah Suci Mei Mendatang

Calon Haji Papua Barat Daya Siap Berangkat ke Tanah Suci Mei Mendatang
Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Papua Barat H Aziz Hegemur.

MANOKWARI – Sebanyak 447 calon haji asal Papua Barat dan Papua Barat Daya dijadwalkan bertolak menuju Jeddah pada 9 Mei 2026 melalui Embarkasi Makassar setelah proses pelepasan.

Koordinasi intensif telah dilakukan bersama jajaran pemerintah provinsi untuk menyusun agenda pelepasan resmi bagi para tamu Allah tersebut.

Aziz Hegemur menjelaskan bahwa rangkaian perjalanan dimulai dengan seremoni di masing-masing provinsi sebelum jamaah bergerak menuju Sulawesi Selatan.

Rombongan besar ini dijadwalkan mulai meninggalkan tanah Papua pada 7 Mei guna menjalani proses administrasi akhir di asrama haji.

“Pelepasan dilakukan oleh gubernur. Papua Barat Daya tanggal 4 Mei dan Papua Barat tanggal 6 Mei. Tanggal 7 berangkat ke Makassar dan tanggal 8 masuk asrama haji,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari antara.com, Kamis (23/4/2026).

Secara rinci, jamaah asal Papua Barat berjumlah 138 orang dengan konsentrasi terbesar berasal dari wilayah Manokwari.

Sementara itu, wilayah Papua Barat Daya menyumbangkan jumlah jamaah yang lebih banyak yaitu mencapai 304 orang yang didominasi oleh warga Kota Sorong.

Keberangkatan ini juga akan dikawal oleh 2 Petugas Haji Daerah serta 3 personel dari kelompok bimbingan ibadah.

“Selain itu terdapat dua Petugas Haji Daerah (PHD) dan tiga orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU),” ujarnya, mengutip dari antara.com.

Seluruh rombongan ini secara resmi terdaftar dalam keberangkatan Gelombang II yang melayani rute langsung menuju Jeddah.

Pihak otoritas menekankan pentingnya kejujuran terkait kondisi fisik para jamaah selama pemeriksaan medis berlangsung.

Penerapan standar kesehatan yang ketat bertujuan agar seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat berjalan tanpa kendala fisik yang berarti.

“Insya Allah, semua jamaah sudah menyelesaikan biaya perjalanan ibadah haji. Kami terus mengimbau agar mereka tetap menjaga kebugaran tubuh,” ucapnya, sebagaimana dilansir dari antara.com.

Kesiapan finansial seluruh jamaah dilaporkan sudah tuntas sehingga fokus saat ini hanya tertuju pada persiapan mental dan fisik.

Pemerintah berharap proses istithaah berlapis ini mampu menjamin kelancaran ibadah mulai dari keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index