BALI – Gelaran FHTB 2026 resmi dibuka dengan melibatkan 200 perusahaan dari 14 negara. Ajang ini menampilkan inovasi terbaru di sektor perhotelan dan kuliner global.
Pameran Food, Hotel & Tourism Bali tahun ini kembali menjadi pusat perhatian pelaku industri dengan skala kepesertaan yang meluas secara internasional.
"FHTB 2026 menjadi momentum penting bagi para pelaku industri untuk saling terkoneksi dan mengeksplorasi peluang bisnis baru di tengah tren pasar yang dinamis," ujar Juanita Soerakoesoemah, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Selasa (28/4/2026).
Juanita berpendapat bahwa kehadiran ratusan eksibitor ini mencerminkan kepercayaan global terhadap pemulihan dan potensi sektor pariwisata di Indonesia.
Partisipasi perusahaan dari berbagai negara membawa ragam produk mulai dari perlengkapan dapur profesional hingga solusi manajemen hotel berbasis digital.
Area pameran terbagi menjadi beberapa zona khusus untuk memudahkan pengunjung mengamati perkembangan teknologi terbaru dalam layanan tamu.
Sebanyak 200 peserta memamerkan strategi operasional yang mengedepankan efisiensi serta konsep ramah lingkungan yang kini mulai diminati pasar global.
Beberapa demonstrasi langsung dari koki profesional juga mengisi jadwal kegiatan untuk memperlihatkan kualitas bahan pangan dari berbagai benua.
Interaksi bisnis yang terjadi selama acara diharapkan mampu menghasilkan kemitraan strategis yang berjangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Rangkaian acara ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan target ribuan pengunjung dari kalangan profesional dan investor.