Festival Rimpu Mantika 2026 Dongkrak Ekonomi Kreatif Bima

Festival Rimpu Mantika 2026 Dongkrak Ekonomi Kreatif Bima
Festival Rimpu Mantika 2026

BIMA – Festival Rimpu Mantika 2026 sukses memicu lonjakan minat masyarakat terhadap sarung tenun khas Bima dan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal.

Kemeriahan pawai budaya ini tidak sekadar menjadi tontonan visual bagi warga yang memadati jalanan protokol.

Pj Wali Kota Bima, Mukhtar, menyatakan bahwa antusiasme luar biasa dari 15.000 peserta memberikan napas baru bagi para pengrajin kain tradisional.

"Kegiatan ini tidak hanya untuk melestarikan budaya, tetapi juga untuk menghidupkan kembali ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM dan kerajinan tenun," ujar Mukhtar di sela kegiatan pada, Kamis (30/4/2026).

Mukhtar menjelaskan bahwa permintaan terhadap kain tenun Tembe Nggoli mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir menjelang perhelatan besar ini.

Sirkulasi uang yang berputar selama persiapan hingga hari pelaksanaan festival diprediksi mencapai angka miliaran rupiah.

Pedagang di pasar tradisional melaporkan stok kain tenun mereka habis terjual karena masyarakat ingin tampil maksimal dalam pawai tersebut.

Warga terlihat bangga mengenakan busana khas yang melambangkan kehormatan dan identitas perempuan Bima tersebut.

Pemerintah daerah berharap momentum ini menjadi titik balik bagi produk lokal untuk menembus pasar nasional yang lebih luas.

Agenda tahunan ini direncanakan akan terus dikembangkan dengan skala yang lebih besar pada masa mendatang.

Upaya ini selaras dengan program penguatan sektor pariwisata berbasis budaya di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index