OTTAWA – Melalui Pameran Kanada, produk lokal Indonesia sukses mencetak prestasi gemilang dengan meraih total nilai transaksi mencapai angka 20 juta dolar Amerika Serikat.
Partisipasi delegasi perdagangan tanah air dalam ajang internasional di Amerika Utara ini membuahkan hasil yang melampaui target awal. Sejumlah komoditas unggulan mulai dari produk makanan olahan hingga kerajinan tangan mendapatkan perhatian serius dari para pembeli potensial.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada berpendapat, bahwa kualitas serta keunikan bahan baku alami menjadi faktor pembeda yang membuat barang-barang Nusantara sangat kompetitif di pasar internasional.
"Keberhasilan ini membuktikan bahwa produk lokal kita memiliki standar kualitas yang mampu memenuhi ekspektasi konsumen di pasar maju seperti Kanada," ujar Daniel Tumpal Simanjuntak, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (6/5/2026).
Nilai kesepakatan sebesar 20 juta dolar tersebut terdiri dari kontrak pembelian langsung serta nota kesepahaman untuk pengiriman jangka panjang. Tercatat 15 perusahaan nasional ikut serta dalam paviliun Indonesia yang didesain secara tematik untuk menarik pengunjung.
Tren konsumsi ramah lingkungan yang sedang berkembang di Kanada menjadi peluang besar bagi pengusaha domestik untuk menawarkan solusi produk berkelanjutan. Minat terhadap rempah-rempah dan kopi spesialti juga terpantau masih mendominasi daftar permintaan dari para importir setempat.
Pemerintah terus berupaya memberikan pendampingan bagi para eksportir agar dapat mempertahankan konsistensi pasokan ke luar negeri. Hubungan bilateral yang harmonis menjadi landasan kuat untuk memperluas penetrasi pasar lebih jauh lagi.
Kesuksesan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pelaku UMKM lain untuk mulai melirik pasar ekspor sebagai strategi pengembangan bisnis. Kerja sama dengan distributor lokal di Ottawa dan Toronto terus diperkuat guna memastikan distribusi produk berjalan lancar.
Data menunjukkan adanya kenaikan signifikan dibandingkan dengan partisipasi pada tahun-tahun sebelumnya. Keberlanjutan promosi budaya dan dagang secara terintegrasi terbukti efektif dalam membangun citra positif merek asli Indonesia di mata dunia.