Persib Tak Mau Bahas Selebrasi Juara, Fokus Selesaikan Tugas

Persib Tak Mau Bahas Selebrasi Juara, Fokus Selesaikan Tugas
Selebrasi pemain Persib. (Sumber: NET)

BANDUNG - Di saat khalayak luas gencar memperbincangkan perihal kans Persib merengkuh takhta juara, sang asisten pelatih Igor Tolic menganggap misi yang diemban timnya belum sepenuhnya tuntas.

Sembari menanti kedatangan pelatih kepala Bojan Hodak kembali dari Kroasia, Tolic mulai mengondisikan pasukannya guna menyongsong duel pekan pamungkas kontra Persijap Jepara.

Agenda pertandingan antara Persib menghadapi Persijap dicanangkan bergulir pada Sabtu (23/5/2026) bertempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), mulai pukul 16.00 WIB.

Pertandingan ini teramat krusial bagi skuad Maung Bandung yang berambisi besar mengunci takhta gelar juara Super League 2025-2026.

“Kami sudah melupakan pertandingan sebelumnya. Kami punya tiga sesi latihan. Hari ini pemulihan (recovery), besok latihan menyerang, bertahan, skema bola mati (set pieces), dan kami siap untuk pertandingan tersebut,” tutur Tolic pada Selasa (19/5/2026).

Tolic menggarisbawahi bahwa belum ada perkara yang selesai dalam peta persaingan memperebutkan mahkota juara pada musim kompetisi ini.

Kubu Persib sekadar memerlukan tambahan satu poin lagi demi menyegel titel kampiun untuk kali ketiga secara berturut-turut.

Akan tetapi, andai menuai hasil kekalahan, asa bagi Persib untuk merengkuh trofi juara terancam buyar.

Posisi puncak klasemen dipastikan bakal terlepas dari genggaman andai Borneo FC Samarinda sukses memetik kemenangan atas Malut United pada laga pekan penutup.

“Kami akan tampil 100 persen, belum ada yang selesai. Masih ada 90 menit pertandingan sepak bola,” ujar Tolic.

“Tidak ada pembahasan soal perayaan, tidak ada sama sekali. Kami hanya fokus pada bagaimana kami ingin bermain dan hanya itu saja,” ucapnya.

Estimasi sebanyak 30 ribu lembar tiket dilaporkan telah ludes terjual demi menyaksikan jalannya laga penentuan takhta juara antara Persib kontra Persijap Jepara.

Bobotoh, selaku sebutan karib bagi kelompok simpatisan Persib, beraspirasi menyaksikan secara langsung momentum Maung Bandung mengangkat piala kampiun.

Bagi pandangan Tolic, tuntutan untuk memetik hasil kemenangan senantiasa membayangi dalam tiap-tiap pertandingan yang dilakoni.

Kendati demikian, beban tekanan sejenis itu dinilai sudah karib dihadapi oleh barisan pemainnya, sehingga mereka telah paham betul mengenai tindakan apa yang mesti diimplementasikan di lapangan.

“Tentu saja. Maksud saya, di sini selalu ada tekanan. Selalu ada tekanan, anda harus memenangkan setiap pertandingan, tiga poin ya tetap tiga poin,” sebutnya.

“Bobotoh ingin mengadakan perayaan, tapi sebelum itu, kami harus kami harus menyelesaikan pekerjaan kami dulu,” tuturnya menjelaskan.

“Jadi, ketika kami sudah menyelesaikan pekerjaan tersebut, perayaan baru bisa dimulai. Kalau kami belum menyelesaikannya, maka selesaikan dulu pekerjaannya,” jelas Tolic.

 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index