JAYAPURA - PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menjelaskan bahwa sebanyak 1.067 pelanggan di wilayah Tanah Papua telah memanfaatkan program potongan harga sebesar 50 persen untuk penambahan daya.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur di Jayapura, Minggu, menyampaikan bahwa melalui perolehan tersebut, pihak PLN berhasil melampaui target awal yang telah ditetapkan dengan total pencapaian akhir mencapai angka 119 persen.
"Keberhasilan melayani 1.067 pelanggan menunjukkan bahwa masyarakat menyambut positif langkah PLN dalam memberikan kemudahan akses energi," katanya.
Menurut pandangan Roberth, hasil ini mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat di Tanah Papua mengenai pentingnya ketahanan pasokan listrik dalam mendukung aktivitas harian maupun kegiatan operasional bisnis.
"With pemenuhan kecukupan energi ini, kami berharap tidak ada lagi kendala terputusnya aliran listrik akibat kelebihan beban ataupun hambatan aktivitas karena keterbatasan daya," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa program diskon penambahan daya bertajuk “MeiLAJU LEBIH TERANG" ini resmi berakhir pada 2 Juni lalu yang mana sengaja disuguhkan untuk memeriahkan momen Hari Kebangkitan Nasional.
Selain itu, penawaran menarik ini ditujukan bagi para pelanggan satu fasa dengan kapasitas daya mulai 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin meningkatkan kapasitas daya mereka hingga mencapai 7.700 VA.
"Saat ini sistem kelistrikan di Tanah Papua sendiri saat ini berada dalam kondisi optimal di mana daya mampu pasok tercatat mencapai 440,5 megawatt (MW), sementara beban puncak hanya sebesar 302,5 MW, artinya terdapat cadangan daya sebesar 138 MW atau 31 persen yang cukup untuk menjaga stabilitas pasokan," katanya.
Ia menambahkan walaupun kondisinya demikian, pihaknya tetap memberikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan aliran listrik secara bijak serta aman demi menekan potensi hubungan arus pendek akibat kelebihan muatan.
"Dengan berakhirnya program ini maka kami berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan energi dan mengimbau masyarakat untuk tetap mengoptimalkan berbagai fitur pelayanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile," ujarnya.