NEW YORK - Tim nasional Norwegia yang diracik Stale Solbakken berhasil menghentikan laju Brasil dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Meskipun sudah 28 tahun berlalu, sosok Solbakken ternyata masih menjadi momok menakutkan bagi skuad Selecao.
Langkah Brasil terhenti di fase perdelapan final kejuaraan ini setelah kalah dengan skor akhir 1-2 dari Norwegia.
Dalam pertandingan sengit antara Brasil dan Norwegia tersebut, Erling Haaland tampil sebagai bintang lapangan utama.
Dua gol penentu dari Erling Haaland pada menit ke-79 dan menit ke-90 berhasil menyingkirkan tim Samba dari turnamen.
Eksekusi penalti Neymar Jr pada menit ke-90+10 di masa tambahan waktu tidak mampu menyelamatkan Selecao yang untuk pertama kalinya sejak 1990 tereliminasi di fase 16 besar Piala Dunia.
Ternyata bukan hanya bomber Erling Haaland yang menjadi mimpi buruk bagi pihak Brasil.
Juru taktik Norwegia, Stale Solbakken, menjadi sosok krusial lain yang kembali menghantui perjalanan tim Selecao.
Solbakken tercatat telah sukses meraih kemenangan atas Brasil sebanyak dua kali di ajang Piala Dunia, baik ketika masih aktif bermain maupun saat menjadi arsitek tim.
Dirinya dahulu adalah bagian dari skuad Norwegia pada gelaran Piala Dunia 1998 yang menang melawan Brasil dengan skor 2-1 di babak penyisihan grup.
Pada saat itu, gol dari Tore Andre Flo serta Kjetil Rekdal memberi keunggulan bagi Norwegia.
Namun, Stale Solbakken tidak ingin terbuai oleh romansa manis yang terjadi 28 tahun silam tersebut.
Menurut pandangannya, momen kali ini adalah sebuah lembaran sejarah baru.
"Saya tidak membicarakan tentang pertandingan (melawan Brasil) pada 1998," ujar Stale Solbakken menjawab pertanyaan KOMPAS.com.
"Itu adalah pertandingan melawan tim yang sudah tak mempertaruhkan apa-apa lagi," ucap Solbakken.
Memang benar, Norwegia menaklukkan Brasil pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 1998 dahulu.
Sebelum bertanding melawan Norwegia saat itu, Selecao sudah mengamankan tiket ke fase gugur berkat poin penuh dari Skotlandia dan Maroko.
Situasinya sangat berbeda dengan kondisi sekarang ketika Norwegia menghadapi Brasil di fase sistem gugur Piala Dunia 2026.
"Jadi kami menyimpan pertandingan pada 1998 tersebut," ujar Solbakken.
Benar, skuad Norwegia asuhan Solbakken tidak perlu menoleh ke belakang karena mereka terbukti mampu mengukir sejarah baru dengan menembus babak perempat final Piala Dunia.
Norwegia memastikan diri melaju ke babak delapan besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Brasil yang berstatus pemilik lima gelar juara dunia.
Catatan manis Norwegia setiap bertemu skuad Brasil pun terus berlanjut.
Negara dari kawasan Skandinavia tersebut terbukti belum pernah merasakan kekalahan dari lima pertemuan melawan Selecao.
Secara rinci, Norwegia berhasil mencatatkan tiga kemenangan dan dua laga lainnya berakhir imbang.