Suasana Haru Saat Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Madinah

Kamis, 30 April 2026 | 16:58:43 WIB
Ilustrasi Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Madinah

MADINAH – Suasana haru menyelimuti momen saat jemaah haji Indonesia mulai tinggalkan Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah umrah wajib di Kota Suci Makkah.

Rombongan jemaah terlihat memadati area pelataran hotel dengan wajah penuh syukur sekaligus kesedihan karena harus berpisah dengan Masjid Nabawi.

Bus-bus pengangkut telah bersiap sejak pagi hari untuk membawa para tamu Allah menuju titik pemeriksaan di Bir Ali.

"Kami pastikan seluruh layanan transportasi dan konsumsi jemaah selama perjalanan menuju Makkah sudah siap 100 persen untuk menjamin kenyamanan mereka," ujar Saiful Mujab, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, saat meninjau keberangkatan pada, Kamis (30/4/2026).

Saiful Mujab berpendapat, bahwa koordinasi ketat dengan pihak syarikah di Arab Saudi menjadi kunci kelancaran pergeseran jemaah antar kota perbukitan ini.

Para petugas kesehatan tampak sibuk memastikan kondisi fisik setiap individu dalam rombongan tetap stabil sebelum menempuh perjalanan darat selama 6 jam.

Setiap bus dikawal oleh petugas pendamping yang bertugas membantu jemaah selama proses pengambilan miqat di Masjid Dzuhulaifah.

Proses pemuatan koper dan tas kabin ke dalam bagasi bus dilakukan secara terorganisir untuk menghindari tertukarnya barang milik jemaah.

Beberapa jemaah lanjut usia mendapatkan perhatian khusus serta pendampingan kursi roda hingga masuk ke dalam kendaraan.

Keberangkatan ini menandai dimulainya fase puncak ibadah haji yang akan berpusat di sekitar Ka'bah dan lokasi masyair.

Seluruh elemen panitia penyelenggara ibadah haji terus memantau pergerakan armada melalui sistem pelacakan digital guna memastikan keamanan jalur.

Terkini