Wasit Somalia Ditolak Imigrasi AS, Gianni Infantino Buka Suara

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:17:52 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan keterangan kepada wartawan. (Sumber: NET)

JAKARTA - Presiden FIFA Gianni Infantino menyayangkan peristiwa yang menimpa wasit asal Somalia Omar Artan, yang mana dirinya urung menapakkan kaki di Amerika Serikat (AS) kendati telah tiba di negara bersangkutan imbas akses masuknya diblokir oleh pihak berwenang setempat.

"Sangat disayangkan apa yang terjadi kepada Omar (Artan) wasit dari Somalia," ujar Infantino, pada sesi konferensi pers di Mexico City, dikutip dari siaran video FIFA, Kamis WIB.

Infantino pun mengingatkan kepada segenap elemen untuk memelihara ketenangan dalam merespons permasalahan ini serta menegaskan bahwa organisasi FIFA tidak tinggal diam melainkan tengah berupaya merumuskan jalan keluar paling ideal atas hambatan bersangkutan.

"Sekali lagi, kami tidak bisa mengendalikan segalanya. Kami mencoba, kami akan berdiskusi, kami akan berbicara, kami akan lihat hasilnya nanti. Kami tengah mengerjakan semuanya," tutur Infantino.

Bukan sebatas Omar Artan semata, pada waktu sebelumnya rentetan individu mulai dari juru foto ofisial tim hingga kalangan suporter juga terdata gagal menembus teritori Amerika Serikat disebabkan berkas pengajuan visa mereka ditolak.

Berdasarkan publikasi informasi terdahulu, Omar Artan yang menyandang gelar sebagai pengadil lapangan terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) 2025 serta diproyeksikan menjadi wasit perdana dari Somalia yang memimpin jalannya pertandingan Piala Dunia, dilarang melintasi perbatasan AS.

Pihak lembaga imigrasi di Bandar Udara Internasional Miami memberikan penilaian jika Artan tidak melengkapi kriteria serta prasyarat untuk memasuki wilayah hukum sekaligus melangsungkan aktivitas di dalam negeri mereka.

Omar Artan pribadi memastikan bahwa segenap berkas kelengkapan dokumennya sejatinya telah komplet meskipun negara Somalia terdata sebagai salah satu teritori yang masuk ke dalam daftar cekal perjalanan ke AS.

Pasca mencuatnya tindakan penolakan tersebut, Artan terpaksa harus terbang kembali menuju Istanbul, Turki, yang bertindak selaku titik awal dari rute keberangkatannya sewaktu bertolak menuju AS.

Untuk memperjelas latar belakang keputusan tersebut, perwakilan juru bicara Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS menjelaskan bahwa Artan telah menempuh mekanisme "pemeriksaan tambahan" tatkala mendarat pada hari Sabtu (6/6).

Terkini