CFD Sudirman-Rasuna Said Ditiadakan 14 Juni demi Jakarta Marathon

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:17:52 WIB
Peserta defile budaya mengikuti Parade Inspirasi Diri dalam rangka Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) (Sumber: NET)

JAKARTA - Penyelenggaraan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di sepanjang kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, serta Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, untuk hari Minggu (14/6/2026) bakal ditiadakan sementara waktu.

Adanya sebuah pergelaran olahraga berskala internasional menjadi penyebab utama dari diliburkannya aktivitas mingguan warga ibu kota tersebut.

"Sehubung dengan adanya kegiatan internasional pada Minggu, 14 Juni 2026, HBKB di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat, dan Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan ditiadakan," dikutip dari unggahan instagram resmi @dishubdkijakarta, Rabu (10/6/2026).

Langkah penutupan jalur sementara ini diputuskan dengan berpatokan pada regulasi Pasal 5 ayat 1 Pergub Provinsi DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 terkait dengan Tata Cara Pelaksanaan HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor).

Oleh karena itu, jajaran Dinas Perhubungan mengimbau kepada segenap pengguna jalan untuk mencermati peta pengalihan arus lalu lintas yang telah dipersiapkan di lapangan.

Masyarakat yang bepergian juga diminta untuk senantiasa mematuhi setiap petunjuk rambu serta regulasi lalu lintas yang berlaku, dengan tetap menempatkan faktor keselamatan jalan sebagai prioritas utama.

Sebagai informasi, penutupan sejumlah koridor jalan di area ibu kota ini dijadwalkan mulai berlangsung sejak Sabtu (13/6/2026) hingga Minggu (14/6/2026) lantaran adanya perhelatan olahraga lari BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2026.

Mengingat kondisi tersebut, instansi terkait telah mematangkan strategi rekayasa arus kendaraan berupa pembukaan jalur-jalur alternatif.

"Sehubung dengan adanya BTN Jakarta Internasional Marathon pada 13 Juni 2026 mulai pukul 03.00-07.30 WIB, dan pada 14 Juni 2026 pada pukul 03.00-11.00 WIB, Dishub Jakarta menerapkan Rekayasa Lalu Lintas di sekitar lokasi tersebut," dikutip dari ungahan instagram resmi @dishubdkijakarta, Rabu (10/6/2026).

Lintasan dari ajang marathon kelas dunia ini nantinya akan membentang melewati kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jalan Jenderal Sudirman, Bundaran Hotel Indonesia (HI), kawasan Monas, hingga menuju ke Jalan H.R. Rasuna Said.

Dikarenakan rute kompetisi lari ini menyisir area pusat bisnis serta jalan-jalan protokol kota, sejumlah titik wilayah diproyeksikan bakal mengalami imbas penumpukan kendaraan: 

Kawasan GBK Senayan Jalan Jenderal Sudirman Bundaran HI Jalan MH Thamrin Kawasan Monas Jalan HR Rasuna Said Kawasan Kuningan Simpang Semanggi Jalan Asia Afrika Jalan Gatot Subroto

Para pengendara mobil maupun sepeda motor yang biasa melintasi rute-rute utama tersebut disarankan untuk mengalihkan perjalanannya ke jalur alternatif yang telah disosialisasikan oleh Dishub DKI Jakarta.

Khusus untuk hari Sabtu (13/6/2026), pergerakan arus kendaraan di beberapa titik lokasi akan mulai dialihkan ke koridor cadangan.

Rincian skema pengalihan arus tersebut di antaranya adalah:

Laju kendaraan yang mengalir dari arah Harmoni menuju ke wilayah Menteng nantinya bakal dialihkan via Jalan MH Thamrin dan Jalan Imam Bonjol.

Sementara untuk arus dari arah Blok M menuju Harmoni akan diarahkan melewati Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Pakubuwono, Jalan Asia Afrika, Jalan Gerbang Pemuda, hingga nantinya tembus menuju Jalan KS Tubun.

Bagi para pengguna jalan dari arah Tanah Abang yang berniat menuju Manggarai dapat melewati rute alternatif di Jalan KH Mas Mansyur, Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, serta Jalan Sultan Agung.

Sedangkan untuk pergerakan kendaraan dari arah Kampung Melayu yang mengarah ke Tanah Abang, pengemudi akan dipandu untuk melintasi jalur Jalan Prof Dr Satrio dan Jalan KH Mas Mansyur.

Di samping itu, jalur masuk kendaraan menuju kawasan GBK yang datang dari area Blok M maupun Jalan Pattimura dialihkan ke Jalan Kyai Maja, Jalan Pakubuwono, Jalan Hang Lekir, Jalan Asia Afrika, sampai mengarah ke Jalan Pintu Satu Senayan.

Memasuki hari Minggu (14/6/2026), skenario pengaturan lalu lintas bakal dijalankan dalam cakupan yang lebih luas mengingat hari tersebut merupakan puncak pelaksanaan agenda marathon.

Penerapan rekayasa pengalihan arus kendaraan ini ditujukan bagi mobilitas kendaraan yang datang dari arah Harmoni, Tugu Tani, Menteng, Pasar Senen, Blok M, Manggarai, Pancoran, Setiabudi, hingga merambah ke sekitar wilayah Kuningan.

Pihak Dinas Perhubungan juga turut mengakomodasi jalur cadangan khusus bagi warga setempat yang berdomisili di area Menteng, Kebayoran Baru, Kemang, Prapanca, Pattimura, Tanah Abang, serta Kuningan agar mereka tetap memiliki akses mobilitas menuju jalan utama selama kompetisi lari tersebut berlangsung.

Terkini