Kanada Cukur Qatar 6-0, Jesse Marsch Puji Mentalitas Tim

Kanada Cukur Qatar 6-0, Jesse Marsch Puji Mentalitas Tim
Pemain Kanada (FOTO: NET)

JAKARTA - Pelatih tim nasional Kanada Jesse Marsch menyebut timnya menunjukkan bakat dan mentalitas untuk bersaing setelah mencukur Qatar 6-0 pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada.

“Kami ingin memainkan jenis sepak bola yang akan membangkitkan semangat penonton. Kami ingin menunjukkan bakat dan mentalitas yang kami miliki,” kata Jesse Marsch dalam laman resmi FIFA yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Kemenangan telak diraih oleh Kanada atas Qatar lewat sumbangan satu gol Cyle Larin, satu gol Nathan Saliba, tiga gol Jonathan David, ditambah satu gol bunuh diri Mohammed Manai.

Hasil positif ini menjadi tiga poin perdana bagi The Canucks setelah sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina.

Jesse menyatakan bahwa performa apik Kanada tidak lepas dari sokongan penuh publik tuan rumah yang memicu timnya memperagakan sepak bola atraktif.

“Akan ada 40 juta warga Kanada yang seolah-olah berada di stadion hari ini. 55.000 orang ini yang menyaksikan langsung di stadion beruntung dan mereka menyaksikan penampilan yang luar biasa,” katanya.

Di sisi lain, penyerang Kanada Cyle Larin mengungkapkan bahwa performa tersebut membuktikan identitas asli Kanada kepada dunia.

“Banyak pemain yang datang dari antah berantah. Kami menunjukkan semangat juang yang kami miliki. Kami menunjukkan bahwa kami mampu tampil di panggung dunia. Kami baru saja memulai,” katanya.

Ia memaparkan bahwa cedera yang dialami Ismael Kone sempat memukul emosi tim, namun ia dan rekan-rekannya sukses kembali fokus ke lapangan demi menuntaskan laga dengan manis.

Pertandingan berikutnya yang harus dihadapi adalah melawan Swiss sehingga perjuangan mereka dinilai belum berakhir.

Ia sangat optimistis bahwa Kanada masih memiliki kapasitas untuk bermain jauh lebih hebat lagi.

Saat ini Kanada berada di posisi puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin, unggul produktivitas gol dari Swiss di peringkat kedua yang punya poin sama.

Sedangkan Bosnia dan Qatar berturut-turut menempati peringkat ketiga serta keempat dengan sama-sama baru mengemas satu poin.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index