Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Layanan Trauma Center Baru

Bethsaida Hospital Serang Hadirkan Layanan Trauma Center Baru
Bethsaida Hospital (FOTO: NET)

BANTEN - Musibah pekerjaan, cedera saat berolahraga, ataupun trauma yang disebabkan oleh peristiwa lalu lintas merupakan salah satu wujud kegawatdaruratan medis yang tidak mengenal waktu.

Kelincahan evakuasi beserta penanganan, yang ditunjang dengan pemeriksaan penunjang yang mencukupi, sangat berpengaruh terhadap keselamatan serta pemulihan orang sakit.

Dokter Spesialis Bedah Saraf Bethsaida Hospital Serang, dari Sumbernya, memaparkan, penanganan trauma memerlukan koordinasi yang baik antarspesialis, utamanya pada kejadian yang mengikutsertakan cedera kepala, tulang belakang, atau sistem saraf.

“Pada kasus trauma, kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi faktor yang sangat penting. Dengan adanya layanan yang terintegrasi serta dukungan pemeriksaan penunjang yang memadai, proses evaluasi dan penentuan tindakan dapat dilakukan lebih cepat dan terarah,” jelas dr. Arya.

Menjawab keperluan itu, Bethsaida Hospital Serang secara resmi merilis Advanced Trauma Center yang dibekali sarana diagnosis MRI 1.5 T.

Provinsi Banten sebagai salah satu area industri mempunyai risiko kerja yang besar.

Data makro Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta BPJS Ketenagakerjaan tahun 2024, Provinsi Banten memperlihatkan jumlah kecelakaan kerja menyentuh kisaran 1.280 insiden setiap tahun.

Direktur RS Bethsaida Serang, dari Sumbernya, menegaskan upaya tersebut selaku bagian pengembangan pelayanan demi menyediakan akses kesehatan lebih mumpuni bagi penduduk Serang, Cilegon, dan seluruh Banten.

“Kami ingin menghadirkan layanan trauma yang tidak hanya cepat dalam respons, tetapi juga komprehensif dalam penanganan. Dengan dukungan dokter spesialis, fasilitas modern, serta teknologi diagnostik seperti MRI 1.5T, kami berharap masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih optimal, aman, dan terpercaya,” ujar dr. Tirta.

Teknologi MRI 1.5T mampu menopang evaluasi cedera muskuloskeletal, gangguan tulang belakang, jaringan lunak, sampai saraf dengan pemindaian medis terperinci.

Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Serang, dari Sumbernya, menguraikan fungsi krusial pemeriksaan tersebut.

“Dalam penanganan trauma, pemeriksaan radiologi memiliki peran penting untuk membantu dokter melihat kondisi pasien secara lebih detail. Dengan dukungan MRI 1.5T, evaluasi terhadap jaringan lunak, tulang belakang, sendi, maupun saraf dapat dilakukan dengan lebih baik, sehingga dokter klinisi dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat,” jelasnya.

Advanced Trauma Center disokong regu dokter multidisiplin, mulai dari spesialis ortopedi, bedah saraf, bedah umum, bedah digestif, radiologi, penyakit dalam, anestesi, sampai rehabilitasi medik.

Sarana tersebut juga menyatu dengan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, smart ambulance, ruang operasi, Cath Lab, hingga layanan rehabilitasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index