Jadwal dan Rute Lengkap Konvoi Juara Persib Bandung 2026

Rabu, 20 Mei 2026 | 13:45:01 WIB
Jadwal Konvoi Persib Bandung.(Sumber:NET)

BANDUNG — Acara konvoi kemenangan Persib yang menjuarai Indonesia Super League 2025/2026 diagendakan bergulir pada Minggu (24/5/2026). Rombongan tim Persib bakal bertolak dari area parkir barat Gedung Sate, Kota Bandung, dan menyelesaikan konvoi di sekitar Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika. 

Puncak dari selebrasi juara ini nantinya dipusatkan di area Gedung Merdeka serta Pendopo Kota Bandung. Skuad Pangeran Biru pun direncanakan melakoni seremoni pengangkatan trofi di atas jembatan penyeberangan orang (JPO) di area Gedung Merdeka.

Kepastian mengenai waktu dan jalur konvoi juara Persib 2026 tersebut dipaparkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, setelah memimpin rapat koordinasi di Gedung Sate pada Selasa (19/5/2026). 

Agenda rakor itu diikuti oleh perwakilan dari PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Polda Jabar, Polrestabes Bandung, Dinas Perhubungan, beserta para pemangku kepentingan terkait.

Jadwal Konvoi Persib Juara 2026

Pawai perayaan juara Persib 2026 ini dilangsungkan tepat satu hari pasca-pertandingan pemungkas Persib kontra Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026). Berikut adalah rincian jadwal konvoi tersebut:

Hari/Tanggal: Minggu, 24 Mei 2026

Lokasi Kumpul: Area parkir barat Gedung Sate, Kota Bandung

Waktu Persiapan: Sekitar pukul 07.00 WIB

Estimasi Durasi Perjalanan: 3 hingga 4 jam

Lokasi Akhir: Kawasan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung

“Waktu konvoi Persib juara diperkirakan kami jam 07.00 WIB sudah siap, sudah mulai berangkat dari sini (Gedung Sate). Perkiraan waktu tempuh 3 sampai 4 jam,” ujar Erwan.

Rute Konvoi Persib Juara 2026

Penentuan jalur pawai juara Persib 2026 digagas dengan menimbang daya tampung wilayah serta nilai historis yang dimiliki Kota Bandung. 

Rombongan tim bakal melewati barisan jalan protokol dan lokasi ikonik sebelum menyudahi perjalanan di area depan Gedung Merdeka. Berikut adalah jalur lengkap konvoinya:

Parkiran barat Gedung Sate

Jalan Banda

Jalan Riau

Jalan Merdeka

Jalan Perintis Kemerdekaan

Jalan Lembong

Jalan Veteran

Simpang Lima

Jalan Asia Afrika

Gedung Merdeka

Erwan menyebutkan bahwa dipilihnya Gedung Merdeka sebagai lokasi akhir merupakan rekomendasi dari PT Persib Bandung Bermartabat. Ia menambahkan, rute ini memang sengaja diarahkan melintasi titik-titik bernilai sejarah di Kota Bandung.

“Kami ingin melewati tempat-tempat sejarah yang selama ini menjadi simbol untuk Bandung dan Jawa Barat,” katanya.

Pertimbangan Memilih Gedung Merdeka

Erwan menjabarkan, apabila Gedung Sate merepresentasikan simbol dari Jawa Barat, maka kawasan Jalan Asia Afrika beserta Gedung Merdeka menjadi cerminan sejarah dari Kota Bandung sendiri. 

Selain karena nilai historisnya, sektor Asia Afrika dipandang lebih representatif untuk mengakomodasi para Bobotoh yang berniat menyaksikan pawai.

“Karena itu bisa menampung banyak masyarakat Bobotoh yang ingin menyaksikan konvoi ini,” ucapnya.

Menurut Erwan, pilihan untuk finis di Balai Kota Bandung tidak dapat direalisasikan lantaran keterbatasan ruang. Area tersebut dinilai kurang mampu menampung massa dalam skala besar sekaligus memiliki risiko merusak fasilitas taman kota.

“Kalau di Balai Kota tidak memungkinkan dengan space yang kecil dan bisa merusak tanaman di sana, tapi kalau di Asia Afrika, di depan Gedung Merdeka, ini sudah sangat strategis menurut kami,” katanya.

Sesi Angkat Piala Pemain di JPO

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa agenda pengangkatan trofi bakal dilangsungkan di atas JPO kawasan Gedung Merdeka. 

Menurut Adhitia, penentuan titik tersebut bertujuan agar prosesi kemenangan bisa disaksikan dengan jelas oleh publik dari berbagai sudut Jalan Asia Afrika.

“Di situ akan ada prosesi angkat piala. Dan akan dilakukan tepat di JPO-nya,” katanya.

Adhitia mengutarakan, skuad Persib nantinya mengangkat piala dari kedua arah balkon JPO tersebut.

“Nanti pemain tuh akan dua kali, di depan dan di belakang akan angkat pialanya,” ucapnya.

Begitu prosesi pengangkatan trofi rampung, para penggawa Persib dijadwalkan berjalan kaki mengarah ke Pendopo Kota Bandung guna meneruskan rangkaian perayaan keliling kota.

Melintasi Tiga Titik Historis

Adhitia memaparkan bahwa jalur pawai juara Persib 2026 ini juga dipersiapkan sebagai sarana edukasi kebudayaan serta sejarah Kota Bandung kepada masyarakat luas.

“Nah, mungkin sedikit menambahkan tadi dari Pak Wagub, alasan kenapa kami memilih rute tersebut, karena kami melihat konvoi ini harus dijadikan sebagai momentum untuk mengenalkan budaya Kota Bandung dan juga titik-titik bersejarah Kota Bandung,” ujar Adhitia selepas rapat koordinasi di Gedung Sate, Selasa (19/5/2026).

Adhitia merinci terdapat tiga lokasi penuh sejarah yang bakal dilewati oleh konvoi Persib, yaitu:

Patung Bola di Jalan Lembong

Titik Nol Kota Bandung

Gedung Merdeka di kawasan Asia Afrika

Adhitia juga menegaskan bahwa perayaan gelar juara kali ini merupakan wujud apresiasi terhadap rekam jejak panjang Persib Bandung. 

Pihak PT PBB bakal mengundang jajaran yang pernah mengukir sejarah dalam perjalanan juara Maung Bandung mulai dari tahun 1995, 2014, 2024, 2025, hingga musim 2026 ini.

“Kami ingin menunjukkan ke publik bahwa kami tidak pernah melupakan sejarah. Bahwa kami selalu menghormati dan menghargai semua pemain yang sudah berjuang untuk Persib,” katanya.

Persib Selangkah Menuju Tangga Juara

Persib Bandung saat ini berada di ambang penentuan juara Indonesia Super League 2025/2026. Maung Bandung kokoh di puncak klasemen sementara lewat perolehan 78 poin dari total 33 laga. 

Tim kebanggaan Jawa Barat ini memimpin dua angka atas Borneo FC yang menguntit di peringkat kedua dengan raihan 76 poin.

Berkaca pada peta persaingan tersebut, Persib hanya memerlukan hasil imbang di pertandingan pamungkas demi mengunci takhta juara. Laga penentu Persib dijadwalkan bergulir kontra Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026). 

Walau hanya memerlukan tambahan satu angka, Persib tetap menargetkan poin penuh guna menutup musim dengan pesta kemenangan di markas sendiri.

Gelandang Persib, Adam Alis, menegaskan bahwa timnya tetap memelihara fokus karena perjuangan mereka belum sepenuhnya tuntas.

"Yang pasti kami tetap rendah hati karena semua belum selesai. Kami fokus. Meski memang butuh hasil seri, tapi kami maksimal incar kemenangan dan kami ingin membuat sejarah di kota sendiri," jelas Adam Alis.

Peluang emas Persib untuk merengkuh gelar juara kian terbuka lebar usai Borneo FC gagal memetik kemenangan pada pekan ke-33. Borneo FC ditahan imbang tanpa gol (0-0) ketika melakoni laga tandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (17/5/2026). 

Torehan itu membuat Borneo FC gagal memangkas selisih poin secara optimal dari Persib. Kendati demikian, persaingan di papan atas belum sepenuhnya usai karena Borneo FC masih berpeluang menyalip andai Persib tumbang di laga terakhir sementara mereka sukses mengamankan kemenangan.

Jika berhasil mengamankan posisi puncak sampai musim berakhir, Persib berkesempatan menorehkan tinta emas sejarah baru sebagai tim yang menjuarai Liga Indonesia selama tiga musim berturut-turut. 

Prestasi tersebut sekaligus menegaskan kedigdayaan Persib sebagai kekuatan utama dalam peta sepak bola nasional pada beberapa tahun belakangan.

Terkini