JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan respons positif terkait penambahan durasi konser boyband K-Pop BTS di ibu kota yang dijadwalkan pada akhir tahun 2026.
Ia berpendapat bahwa langkah promotor untuk menambah satu hari durasi penampilan merupakan indikator jelas bahwa Jakarta kian dipercaya sebagai tempat pelaksanaan event global berskala besar.
Ungkapan itu diutarakan Pramono sewaktu menghadiri konferensi pers Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).
Pramono berpandangan, tingginya kepercayaan global terhadap Jakarta tercermin dari meningkatnya frekuensi agenda internasional yang diadakan di kota ini.
Sebagai salah satu contoh riil ialah agenda konser BTS yang semula direncanakan hanya bergulir dua hari, kini diperpanjang menjadi tiga hari.
"Sekarang orang trust, ada kepercayaan kepada Jakarta, karena Jakarta dipercaya, konser BTS tambah satu hari menjadi tiga hari," kata Pramono.
Perpanjangan hari konser BTS tersebut memperlihatkan keyakinan pihak penyelenggara bahwa kondisi Jakarta sangat kondusif dalam menyajikan rasa aman sekaligus kenyamanan, baik untuk para penonton maupun bagi pegiat industri hiburan internasional.
"Ini menunjukkan bahwa Jakarta aman dan nyaman," ujarnya.
Pramono menyatakan bahwa efek positif dari perhelatan internasional tidak cuma berimbas pada lini hiburan saja, melainkan menyentuh pelbagai sektor ekonomi lainnya.
Kegiatan masif seperti konser megah ini dipandang dapat menghidupkan bisnis perhotelan, sektor transportasi, usaha kuliner, sampai ke level pelaku usaha mikro dan kecil.
Pramono juga menggarisbawahi krusialnya memperkokoh sektor ekonomi kreatif yang berfungsi sebagai salah satu penopang utama kemajuan ekonomi Jakarta.
Ia menganggap kemajuan di bidang ekonomi digital serta teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menggeser pola dinamika perekonomian urban di banyak negara.
Ia menginginkan program-program yang memacu pertumbuhan ekonomi kreatif bisa dilaksanakan secara lebih intensif, agar manfaatnya dapat menyebar luas bagi warga serta para pelaku usaha.