Iran dan AS Sepakati Draf Pelonggaran Sanksi Ekspor Minyak

Senin, 22 Juni 2026 | 14:31:39 WIB
Ilustrasi perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dimediasi Pakistan. (FOTO:NET)

TEHERAN - Iran bersama Amerika Serikat telah menuntaskan draf pelonggaran sanksi sementara terkait ekspor minyak Iran dalam meja perundingan di Swiss, berdasarkan keterangan dari anggota tim perunding Iran Hossein Ghorbanzadeh.

"Pembahasan teknis tersebut berakhir dengan perampungan draf terkait pelonggaran sementara sanksi yang dikenakan terhadap ekspor minyak Iran," katanya, seperti dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim.

Ghorbanzadeh memaparkan bahwa negosiasi di Swiss tidak hanya mencakup diskusi inti, melainkan juga dibarengi pertemuan teknis terpisah demi membedah aneka masalah teknis.

Ia mengutarakan bahwa utusan Iran pun membicarakan perihal pencairan aset Iran yang dibekukan saat melangsungkan pertemuan dengan utusan Qatar.

Seturut laporan Tasnim, Ghorbanzadeh juga menyampaikan ketetapan lain di dalam memorandum yang disepakati di Islamabad tidak akan berjalan hingga tercapai kesepakatan final untuk mengakhiri peperangan di Lebanon.

Perundingan antara AS dan Iran dimulai pada Minggu (21/6) di resor Burgenstock, Swiss, di dalam kerangka Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang ditargetkan demi membuka jalan bagi resolusi permanen atas konflik antara AS, Israel, dan Iran.

Pada 14 Juni, Iran dan AS mengumumkan ke publik bahwa mereka telah meraih kesepahaman 14 poin melalui perantara Pakistan demi menyudahi perang serta menyelesaikan perselisihan via jalur dialog dan negosiasi.

MoU tersebut mulai diterapkan pada 18 Juni setelah disahkan secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.

Ketentuan di dalamnya meliputi penyetopan aksi permusuhan di segala lini, termasuk di Lebanon, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta penghapusan blokade armada laut AS atas Iran.

Terkini