Masih Ada 90 Menit, Persib Belum Mau Pikirkan Pesta Juara Liga

Masih Ada 90 Menit, Persib Belum Mau Pikirkan Pesta Juara Liga
Tim Persib Bandung saat memasuki lapangan untuk pertandingan melawan Persija Jakarta (FOTO: NET)

BANDUNG - Di saat khalayak luas gencar memperbincangkan peluang Maung Bandung mengangkat trofi, asisten pelatih Igor Tolic menilai perjuangan timnya belum berakhir.

Sembari menanti kembalinya pelatih utama Bojan Hodak dari Kroasia, Tolic bergegas menyiapkan anak-asuhnya guna melakoni laga penutup musim kontra Persijap Jepara.

Pertemuan antara Persib dan Persijap dijadwalkan bergulir pada Sabtu (23/5/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), mulai pukul 16.00 WIB.

Partai ini teramat krusial lantaran menjadi penentu ambisi Pangeran Biru dalam menyegel mahkota juara Super League 2025-2026.

“Kami sudah melupakan pertandingan sebelumnya. Kami punya tiga sesi latihan. Hari ini pemulihan (recovery), besok latihan menyerang, bertahan, skema bola mati (set pieces), dan kami siap untuk pertandingan tersebut,” tutur Tolic pada Selasa (19/5/2026).

Tolic menggarisbawahi bahwa persaingan memperebutkan takhta tertinggi musim ini sama sekali belum usai.

Persib sekadar memerlukan tambahan satu angka lagi demi mengunci gelar juara untuk kali ketiga secara berturut-turut.

Namun, situasi dapat berbalik menjadi petaka bagi Persib apabila mereka menelan kekalahan di laga pamungkas.

Posisi puncak klasemen terancam dikudeta andai Borneo FC Samarinda berhasil menundukkan Malut United pada pertandingan terakhir.

“Kami akan tampil 100 persen, belum ada yang selesai. Masih ada 90 menit pertandingan sepak bola,” ujar Tolic. “Tidak ada pembahasan soal perayaan, tidak ada sama sekali. Kami hanya fokus pada bagaimana kami ingin bermain dan hanya itu saja,” ucapnya.

Animo luar biasa ditunjukkan lewat habisnya sekitar 30 ribu tiket yang disediakan untuk menyaksikan duel penentuan nasib Persib melawan Persijap Jepara.

Bobotoh sangat mendambakan bisa melihat secara langsung momen skuad Maung Bandung merayakan dan mengangkat trofi juara.

Tolic tidak menampik adanya tekanan untuk selalu memetik kemenangan di setiap komparasi laga.

Meski begitu, tuntutan tinggi semacam itu sudah biasa dihadapi oleh armadanya, sehingga mereka paham betul mengenai apa yang mesti dilakukan di lapangan.

“Tentu saja. Maksud saya, di sini selalu ada tekanan. Selalu ada tekanan, anda harus memenangkan setiap pertandingan, tiga poin ya tetap tiga poin,” sebutnya. “Bobotoh ingin mengadakan perayaan, tapi sebelum itu, kami harus kami harus menyelesaikan pekerjaan kami dulu,” tuturnya menjelaskan. “Jadi, ketika kami sudah menyelesaikan pekerjaan tersebut, perayaan baru bisa dimulai. Kalau kami belum menyelesaikannya, maka selesaikan dulu pekerjaannya,” jelas Tolic.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index