JAKARTA - Beredar sebuah rekaman video di platform media sosial yang menarasikan bahwa Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan pengumuman terkait program dana bantuan bagi para pekerja yang sudah memasuki masa pensiun.
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, tayangan video tersebut dipastikan merupakan produk manipulasi yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Oleh karena itu, narasi yang disebarkan dalam video tersebut adalah hoaks dan kuat dugaan mengarah pada tindakan penipuan.
Salah satu pihak yang menyebarkan video manipulasi mengenai pengumuman dana bantuan pensiunan dari Mensesneg Prasetyo Hadi ini adalah sebuah akun Facebook tertentu.
Melalui unggahan tersebut, masyarakat luas yang berminat untuk memperoleh dana bantuan diarahkan agar melakukan proses pendaftaran lewat akun Facebook yang bersangkutan.
Adapun teks narasi yang tercantum di dalam unggahan tersebut berbunyi sebagai berikut:
"Kabar baik untuk para pensiunan! Program Dana Bantuan Kesejahteraan hadir di tahun 2026 Siapa Saja Kelompok Masyarakat yang secara Ekonomi Mampu Membeli Mobil Listrik? Artikel Kompas.id Bisa bantu: Ringankan beban ekonomi Tambah modal usaha Bayar hutang Biaya pendidikan & kesehatan Kuota terbatas, jangan sampai kehabisan! Segera daftar sekarang juga!"
Ketika dilakukan peninjauan lebih lanjut, akun media sosial resmi milik Prasetyo Hadi sama sekali tidak memuat informasi ataupun publikasi apa pun mengenai program bantuan dana untuk pensiunan di tahun 2026.
Jika dicermati secara saksama, visual dalam video tersebut memperlihatkan sejumlah ketidakwajaran, seperti pergerakan area wajah Prasetyo yang tampak sangat kaku.
Di samping itu, tampilan layar ponsel yang berada di sisi kanan juga tidak menangkap figur Prasetyo secara penuh, serta posisi memegang ponsel tersebut tampak tidak alami.
Melalui pengujian digital menggunakan perangkat Hive Moderation dan Truth Scan, konten video yang menampilkan Mensesneg Prasetyo Hadi tersebut terkonfirmasi positif sebagai hasil buatan AI.
Sistem Hive Moderation menunjukkan hasil bahwa rekaman suara Prasetyo dalam video memiliki tingkat probabilitas sebesar 98,9 persen sebagai produk buatan AI.
Di waktu yang sama, pemindaian menggunakan Truth Scan juga mengategorikan suara Prasetyo sebagai AI generatif dengan tingkat probabilitas mencapai 99 persen.
Hasil pelacakan visual lewat Google Lens mendeteksi bahwa video ini memanipulasi sebuah foto Prasetyo yang sebelumnya pernah dimuat di situs media Disway.
Foto asli tersebut sebenarnya dipakai sebagai gambar ilustrasi untuk artikel berita yang bertajuk "Prabowo Tunjuk Mensesneg Prasetyo Hadi Sebagai Jubir Presiden".
Dengan demikian, video yang menarasikan Mensesneg Prasetyo Hadi merilis program dana bantuan untuk pensiunan dipastikan adalah konten hasil rekayasa semata.
Suara tokoh dalam video tersebut terbukti diproduksi menggunakan bantuan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Secara keseluruhan, materi video tersebut bersumber dari manipulasi foto milik Prasetyo yang diambil dari situs Disway.