Presiden Prabowo Apresiasi Rekomendasi Para Akademisi di KSTI 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 14:46:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam acara KSTI 2026.(FOTO:NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kembali menghadiri sesi penutupan dalam agenda Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 setelah beberapa hari sebelumnya membuka rangkaian kegiatan tersebut.

Pertemuan besar itu dihadiri oleh kalangan profesor atau guru besar, rektor, hingga dekan, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih maupun pejabat negara lainnya.

Rangkaian kegiatan KSTI dilaksanakan di JCC, Senayan, Jakarta.

Pada sesi penutupan yang berlangsung hari Minggu (28/6/2026), forum tersebut merumuskan lembar rekomendasi usulan serta pertanyaan yang diserahkan secara langsung kepada Prabowo.

Lembar rekomendasi usulan serta daftar pertanyaan itu terangkum dalam lembaran dokumen yang dibawa Prabowo ketika memberikan pidato pengarahan.

Di hadapan para peserta forum, Prabowo sempat memaparkan beberapa poin usulan yang berasal dari para guru besar serta rektor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

"Jadi saudara-saudara, saya sangat terima kasih, sepintas saya baca tadi, saya dengar banyak usul yang sangat baik, sangat masuk akal, dan akan segera kami tindak lanjuti," kata Prabowo seraya memegang kertas daftar usulan itu di tangannya.

Dari berbagai rekomendasi yang diberikan kepadanya, Prabowo memberikan perhatian khusus pada poin usulan mengenai alokasi beasiswa pendidikan doktor bagi para pengajar di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Ia memberikan respons yang sangat baik terhadap poin masukan tersebut.

"Sebagai contoh, usul alokasi beasiswa doktor bagi dosen baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta dan sebagainya, ini usul yang sangat baik, ini akan kami tindak lanjuti ya kan," katanya.

Bukan hanya itu, Prabowo juga memberikan sorotan pada usulan yang meminta agar setiap perusahaan BUMN menyisihkan sebagian keuntungan mereka untuk mendanai riset di perguruan tinggi.

"Tadi juga usul, biaya riset, diusulkan agar tiap BUMN mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset dan inovasi. Ini bagus usulnya. Masalahnya, BUMN-BUMN ini ada labanya nggak? Sekarang mulai ada. Terima kasih, Danantara," kata dia.

Rekomendasi yang lain, menurut penjelasan Prabowo, berkaitan dengan langkah strategis dalam mengolah bahan mentah menjadi produk jadi di dalam negeri.

Ia menilai usulan tersebut sangat positif dan menegaskan bahwa pihak pemerintah memerlukan tahapan proses untuk bisa menerapkan kebijakan tersebut.

"Saudara-saudara, jadi banyak sekali usul yang saya lihat sangat positif ya. Tadi dari Bengkulu juga strategi bagaimana dari pengolahan bahan baku menuju penciptaan produk akhir. Saya kira ini yang kami cita-citakan, tapi harus melalui proses itu dulu. Untuk proses pertama saja, proses kami ingin pengolahan di Indonesia, itu membutuhkan suatu usaha yang sangat besar. Tapi Insyaallah kami akan menuju ke situ ya," katanya.

Lebih mendalam, Prabowo memberikan respons positif mengenai usulan dari para akademisi terkait keterlibatan perguruan tinggi dalam jalinan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan pihak luar negeri.

"Kemudian usul-usul lain tentang kerja sama dengan institusi luar negeri, melibatkan kampus-kampus universitas di semua bidang dan di semua daerah, saya kira ini benar, nanti kami akan ke arah situ semua," kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan rasa apresiasinya atas kumpulan usulan serta pertanyaan yang dikirimkan oleh para guru besar dan rektor dalam pertemuan tersebut.

Ia memberikan jaminan akan menelaah setiap poin yang disampaikan.

"Jadi terima kasih saudara dengan tekun mengikuti sarasehan ini, dan saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu-satu akan saya perhatikan," kata Prabowo.

Prabowo pun memberikan penegasan bahwa dirinya sangat terbuka terhadap masukan dari pihak mana pun, termasuk dari anak-anak yang berada di wilayah pedesaan.

Bahkan terhadap aspirasi yang dikirimkan melalui platform digital TikTok.

"Saudara-saudara, jangankan usul dari profesor, usul dari anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok atau lewat, saya segera tindak lanjut, saudara-saudara," katanya.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menegaskan komitmennya untuk menuntaskan segala poin yang menjadi perhatian utama bagi lingkungan akademisi.

"Kemudian ini banyak sekali, nanti kami akan selesaikan semua. Saya kira itu ya sementara," ujar Prabowo.

Terkini