SURABAYA - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026 untuk jalur Prestasi Nilai Akademik jenjang SMA sudah selesai.
Sementara itu, kesempatan melalui jalur Prestasi Akademik untuk SMK masih tersedia luas.
Terdapat 29.869 calon murid SMA yang dinyatakan diterima dari total 62.056 pendaftar pada jalur tahap ketiga tersebut.
Bagi calon murid yang tidak melakukan daftar ulang atau memutuskan mengundurkan diri, posisinya akan dialihkan ke jalur pemenuhan kuota yang mulai dibuka hari ini, Senin (29/6/2026) pukul 09.00 WIB melalui situs spmbjatim.net.
Proses seleksinya menggunakan mekanisme serupa dengan jalur Prestasi Nilai Akademik SMA, yakni melalui pemeringkatan nilai akhir serta jarak domisili.
"Jangan sampai tidak daftar ulang. Karena kalian bersaing dengan ratusan ribu pendaftar lain. Jika diterima artinya kalian memenuhi persyaratan verifikasi dan validasi berkas, termasuk syarat nilai yang mumpuni," tutur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Minggu (28/6/2026).
Bagi calon murid yang belum lolos, Khofifah meminta agar tidak berkecil hati.
Sebab, jalur Prestasi Nilai Akademik SMK dengan kuota 65 persen dari total kapasitas masing-masing sekolah masih tersedia.
Menurut Khofifah, SMK saat ini memiliki daya saing yang lebih kuat melalui penyelarasan kurikulum dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), peningkatan kompetensi, sertifikasi keahlian, hingga program Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1 dari Kemendikdasmen.
“Program ini untuk membuka peluang kerja internasional, dan menjadi jalan transfer skill, budaya kerja, dan pengalaman global bagi generasi vokasi,” jelasnya.
Khofifah menyatakan, pengalaman bekerja dan magang di luar negeri bakal menjadi bekal berharga bagi lulusan SMK untuk meningkatkan kompetensi serta memahami standar industri global.
Menurutnya, konektivitas yang telah dibangun dengan berbagai negara harus terus diperluas agar lulusan SMK Jawa Timur mampu berkompetisi di pasar internasional.
“Konektivitas yang sudah terbangun menjadi bagian penting untuk terus diluaskan. Ini menjadi ikhtiar bersama agar lulusan SMK Jawa Timur mampu menjawab kebutuhan dunia industri global,” ujar Khofifah.
Beberapa negara tujuan penempatan meliputi Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, Taiwan, Australia, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Bulgaria hingga Thailand.
Tahun ini, merujuk data Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, terdapat 1.734 pekerja migran alumni dan 3.186 murid yang akan mengikuti program magang kerja luar negeri dari 115 SMK negeri dan swasta di Jawa Timur.
Jumlah ini menjadikan kepesertaan murid dan alumni asal Jawa Timur yang paling banyak secara nasional dalam mengikuti program Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1.
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa pendaftaran tahap keempat jalur Prestasi Nilai Akademik SMK akan dilaksanakan pada 30 Juni sampai 1 Juli 2026.
Menurut Aries, calon murid dapat mendaftar menggunakan NISN, PIN, serta tanggal terbit Kartu Keluarga (KK) untuk mengakses sistem.
Dalam proses tersebut, peserta dapat memantau nilai akhir yang menjadi dasar seleksi di SMK tujuan.
“Pada jalur ini calon murid bisa memilih maksimal 3 konsentrasi keahlian di SMK yang sama, atau SMK yang berbeda, baik dalam rayon maupun luar rayon,” ujar Aries.
Seleksi pada jalur ini dilakukan berdasarkan nilai kemampuan akademik yang merupakan gabungan rerata nilai rapor semester satu sampai semester 5 dengan bobot 60 persen dan rerata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan bobot 40 persen (lulusan 2026) atau indeks sekolah asal dengan bobot 40 persen (lulusan sebelum tahun 2026), serta jarak domisili ke sekolah.
Pilihan sekolah akan diproses secara berurutan mulai dari pilihan pertama sampai pilihan ketiga sesuai hasil pemeringkatan.
"Seleksi jalur Prestasi Nilai Akademik SMK berlangsung secara transparan melalui sistem pemeringkatan. Karena itu, kami mengimbau seluruh calon murid mempersiapkan dokumen dan mengikuti tahapan pendaftaran sesuai jadwal agar tidak kehilangan kesempatan," pungkasnya.