JAKARTA – Taiwan terus memperkuat daya tarik wisatanya bagi masyarakat Indonesia melalui penyelenggaraan pameran serta workshop pariwisata yang inovatif di Jakarta.
Pemerintah Taiwan melalui Administrasi Pariwisata secara resmi membawa delegasi besar yang terdiri dari perwakilan hotel, maskapai penerbangan, dan agen perjalanan untuk bertemu mitra lokal.
Direktur Administrasi Pariwisata Taiwan di Kuala Lumpur, Abe Chou berpendapat, bahwa pasar Indonesia memiliki potensi luar biasa besar dengan pertumbuhan minat perjalanan ke luar negeri yang terus meningkat setiap tahunnya.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan informasi terbaru mengenai kemudahan fasilitas bagi wisatawan, terutama dengan adanya peningkatan layanan ramah muslim di Taiwan," ujar Abe Chou, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Selasa (28/4/2026).
Langkah strategis ini mencakup penyediaan ruang ibadah serta sertifikasi halal pada banyak restoran di kota-kota besar seperti Taipei dan Kaohsiung.
Inisiatif tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih bagi pelancong asal Indonesia yang ingin mengeksplorasi keindahan alam serta pusat perbelanjaan di sana.
Sebanyak 100 pelaku industri pariwisata dari kedua negara terlibat aktif dalam diskusi intensif untuk merancang paket perjalanan yang kompetitif dan menarik.
Dukungan infrastruktur transportasi juga menjadi fokus utama guna memastikan aksesibilitas yang lebih mudah bagi para pelancong dari berbagai wilayah di tanah air.
Kerja sama ini diprediksi akan memberikan dampak positif pada angka kunjungan internasional Taiwan yang sempat terdampak pada periode sebelumnya.
Seluruh rangkaian kegiatan pameran ini direncanakan berlangsung selama beberapa hari dengan target audiens dari kalangan profesional maupun masyarakat umum.